Pupuk & Nutrisi
Pupuk Organik atau Kimia untuk Tanaman Buah? Ini Cara Memilihnya
Pupuk organik memperbaiki tanah, pupuk kimia memberi nutrisi cepat. Kombinasi keduanya adalah cara paling efektif untuk kebun buah.
Oleh Tim JualBibit.id / / 1 menit baca
Pertanyaan ini hampir selalu muncul dari petani baru: lebih baik pupuk organik atau pupuk kimia? Jawabannya, keduanya punya peran berbeda dan paling efektif bila dipakai bersama.
Pupuk organik
Contohnya pupuk kandang, kompos, dan pupuk hijau.
- Memperbaiki struktur tanah sehingga gembur dan mudah ditembus akar.
- Meningkatkan kemampuan tanah menyimpan air.
- Menghidupkan mikroorganisme tanah yang membantu penyerapan hara.
- Kekurangannya: kandungan hara rendah dan bekerja lambat.
Pupuk kimia (anorganik)
Contohnya NPK, Urea, SP36, dan KCl.
- Kandungan hara tinggi dan terukur.
- Cepat diserap sehingga efeknya terlihat dalam hitungan minggu.
- Kekurangannya: pemakaian berlebihan tanpa bahan organik bisa membuat tanah keras dan asam.
Kombinasi yang disarankan
Jadikan pupuk organik sebagai dasar, diberikan saat tanam dan setiap awal musim hujan. Pupuk kimia diberikan sebagai tambahan sesuai fase tanaman: berimbang saat pertumbuhan, lebih tinggi fosfor dan kalium saat menjelang berbuah.
Tips hemat biaya untuk kebun besar
- Buat kompos sendiri dari sisa daun, rumput, dan kotoran ternak.
- Lakukan uji tanah sederhana sebelum membeli pupuk dalam jumlah besar.
- Bagi dosis pupuk kimia menjadi beberapa kali aplikasi agar tidak banyak yang terbuang.