Bibit Okulasi
Apa Itu Okulasi? Cara Kerja Teknik Tempel Mata Tunas pada Bibit Buah
Okulasi adalah teknik menempelkan mata tunas dari pohon unggul ke batang bawah yang kuat. Pahami cara kerjanya dan kenapa bibit okulasi cepat berbuah.
Oleh Tim JualBibit.id / / 2 menit baca
Istilah okulasi sering muncul saat membeli bibit buah, tetapi belum banyak yang tahu apa yang sebenarnya terjadi di balik bekas sambungan kecil di batang bibit. Artikel ini menjelaskan cara kerjanya dengan bahasa sederhana.
Pengertian okulasi
Okulasi (dalam bahasa Inggris disebut budding) adalah teknik perbanyakan tanaman dengan menempelkan satu mata tunas dari pohon induk unggul ke batang tanaman lain yang masih satu jenis. Tanaman yang ditempeli disebut batang bawah, sedangkan mata tunas yang ditempelkan disebut entres atau batang atas.
Setelah menyatu, batang bawah berperan sebagai akar dan pangkal batang, sementara mata tunas tumbuh menjadi seluruh tajuk pohon. Buah yang dihasilkan nanti berasal dari tajuk ini, sehingga sifatnya mengikuti pohon induk.
Langkah okulasi secara umum
- Menyiapkan batang bawah. Biasanya berupa semai dari biji tanaman lokal yang perakarannya kuat, dirawat sampai batangnya cukup besar.
- Mengambil mata tunas. Mata tunas diambil dari cabang pohon induk yang sehat dan sudah terbukti berbuah.
- Menempel. Kulit batang bawah disayat, lalu mata tunas diselipkan dan diikat rapat dengan plastik agar tidak kering dan tidak kemasukan air.
- Menunggu menyatu. Dalam beberapa minggu, jaringan keduanya tumbuh bersama. Jika mata tunas tetap hijau, okulasi dianggap berhasil.
- Memotong batang bawah. Bagian batang bawah di atas tempelan dipotong agar seluruh tenaga tanaman dialirkan ke tunas baru.
Kenapa bibit okulasi cepat berbuah?
Mata tunas yang diambil dari pohon dewasa sudah membawa "umur" pohon induknya. Tunas itu tidak perlu melewati masa remaja yang panjang seperti tanaman dari biji. Itulah sebabnya durian okulasi bisa berbuah sekitar 3 sampai 5 tahun, sementara durian dari biji bisa memerlukan waktu jauh lebih lama.
Syarat okulasi yang berhasil
- Batang bawah dan mata tunas harus dari jenis tanaman yang sama atau berkerabat dekat.
- Pohon induk sehat dan sudah terbukti kualitas buahnya.
- Alat tajam dan bersih agar sayatan rapi dan tidak terinfeksi.
- Dikerjakan oleh tangan yang terlatih. Kerapian sayatan sangat menentukan keberhasilan.
Cara mengenali bibit hasil okulasi
Lihat batang bibit sekitar 10 sampai 30 cm di atas media tanam. Biasanya ada bekas sambungan berupa tonjolan atau perbedaan warna kulit batang. Tunas utama tumbuh dari atas bekas sambungan tersebut.
Di JualBibit.id, entres untuk bibit okulasi diambil dari pohon induk yang sudah berbuah minimal 3 kali, sehingga kualitas buahnya sudah terbukti di beberapa musim panen.