Pupuk & Nutrisi
Cara Membuat Pupuk Organik Cair (POC) dari Bahan di Sekitar Kebun
Pupuk organik cair bisa dibuat dari sisa sayuran, buah, dan kotoran ternak. Ini cara membuat, mengencerkan, dan memakainya untuk tanaman buah.
Oleh Tim JualBibit.id / / 2 menit baca
Pupuk organik cair atau POC adalah pelengkap yang murah untuk kebun buah. Bahan bakunya banyak tersedia di sekitar rumah dan kebun.
Bahan
- Sisa sayuran, kulit buah, atau daun hijau yang dicacah.
- Kotoran ternak (opsional) untuk menambah unsur hara.
- Gula merah atau molase sebagai makanan mikroba.
- Air bersih, sebaiknya air sumur atau air hujan.
- Aktivator mikroba (opsional) agar fermentasi lebih cepat.
- Wadah tertutup, misalnya ember atau drum plastik.
Langkah membuat
- Masukkan bahan yang sudah dicacah ke dalam wadah sampai sekitar setengahnya.
- Larutkan gula merah atau molase dalam air, lalu tuang ke wadah sampai bahan terendam.
- Tambahkan aktivator mikroba jika ada, lalu aduk.
- Tutup wadah, tetapi beri celah atau selang kecil agar gas hasil fermentasi bisa keluar.
- Simpan di tempat teduh dan aduk setiap beberapa hari.
- Setelah sekitar 2 sampai 4 minggu, saring cairannya. Ampasnya bisa dipakai sebagai kompos.
Ciri POC yang berhasil
- Berbau asam segar seperti tapai, bukan bau busuk menyengat.
- Warna cairan kecoklatan.
Cara memakai
- Selalu encerkan. Sebagai gambaran, sekitar 1 bagian POC untuk 10 sampai 20 bagian air.
- Siramkan ke tanah di sekitar tajuk atau semprotkan tipis ke daun pada pagi atau sore hari.
- Berikan setiap 1 sampai 2 minggu.
Perlu diingat
POC kandungan haranya relatif rendah dan bervariasi. Gunakan sebagai pelengkap untuk menyuburkan tanah dan mendukung mikroba, bukan pengganti pupuk utama.