Bibit Okulasi
Cara Memilih Bibit Okulasi yang Sehat sebelum Membeli
Bibit yang sehat menentukan keberhasilan kebun. Ini ciri bibit okulasi yang baik dan hal yang perlu ditanyakan sebelum membeli.
Oleh Tim JualBibit.id / / 2 menit baca
Bibit adalah investasi awal kebun. Bibit yang lemah akan lambat tumbuh, mudah sakit, dan bisa berbeda varietas dari yang dijanjikan. Periksa hal berikut sebelum membeli.
Ciri bibit okulasi yang sehat
- Sambungan menyatu rapi. Bekas okulasi terlihat jelas tetapi sudah menyatu, tidak retak, tidak berjamur.
- Batang tegak dan kokoh. Tidak bengkok berlebihan, tidak ada luka atau bercak busuk.
- Daun hijau segar. Tidak menguning merata, tidak keriting, tidak ada bercak atau bekas gigitan hama yang parah.
- Tunas tumbuh dari atas sambungan. Tunas dari bawah sambungan berasal dari batang bawah dan sebaiknya dibuang.
- Media padat dan akar sehat. Akar tidak keluar berlebihan dari polybag dan tidak melingkar padat, tanda bibit terlalu lama di polybag kecil.
Pertanyaan yang perlu diajukan ke penjual
- Entres diambil dari pohon induk yang seperti apa? Pohon induk yang sudah berbuah beberapa kali lebih bisa dipercaya kualitas buahnya.
- Berapa umur dan tinggi bibit?
- Bagaimana cara pengemasan jika dikirim jauh?
- Apakah ada foto atau video bibit yang akan dikirim?
Pilih ukuran sesuai tujuan
Bibit kecil lebih hemat untuk penanaman skala besar. Bibit 1 meter atau 2 meter lebih mahal, tetapi waktu tunggu panennya lebih singkat dan lebih tahan saat dipindah ke lahan.
Di JualBibit.id, entres diambil dari pohon induk yang sudah berbuah minimal 3 kali. Video salah satu pohon induknya bisa Anda lihat di beranda.