Budidaya
Cara Menanam Jambu Air di Pot dan di Lahan
Jambu air cepat berbuah dan cocok untuk pot maupun pekarangan. Ini panduan menanam, memupuk, dan membungkus buah agar mulus.
Oleh Tim JualBibit.id / / 1 menit baca
Jambu air adalah pilihan tepat bagi Anda yang ingin cepat menikmati hasil panen. Bibit hasil perbanyakan vegetatif bisa mulai berbuah sekitar 1 sampai 2 tahun setelah tanam.
Syarat tumbuh
- Matahari penuh.
- Tanah gembur dan cukup air. Jambu air lebih suka tanah lembap dibanding durian atau alpukat, tetapi tetap tidak boleh tergenang lama.
- Tumbuh baik di dataran rendah sampai menengah.
Menanam di lahan
- Buat lubang sekitar 50 x 50 x 50 cm, campur tanah dengan pupuk kandang matang.
- Tanam bibit, siram, dan beri mulsa.
- Jarak tanam untuk kebun sekitar 5 x 5 meter sampai 6 x 6 meter.
Menanam di pot
- Gunakan pot berdiameter minimal 40 sampai 50 cm dengan lubang air.
- Media campuran tanah, kompos atau pupuk kandang, dan sekam.
- Siram lebih rutin karena media pot cepat kering.
Pemupukan
- Masa pertumbuhan: pupuk berimbang dosis kecil secara rutin.
- Menjelang berbunga: pupuk yang lebih tinggi fosfor dan kalium.
- Tambahkan kompos atau pupuk kandang beberapa bulan sekali.
Membungkus buah
Buah jambu air sering diserang lalat buah. Bungkus buah muda dengan plastik atau kertas pembungkus buah sejak ukurannya masih kecil. Selain terlindung dari hama, kulit buah juga lebih mulus dan menarik.
Pemangkasan
Setelah panen, pangkas ranting yang terlalu rapat dan tidak produktif. Tajuk yang terbuka merangsang munculnya tunas dan bunga baru.