Langsung ke konten

Gratis ongkir Jabodetabek min. 200 bibit kecil, 150 bibit 1 m, atau 100 bibit 2 m.

JualBibit.id PT Agrieva Global Indonesia

Bibit Okulasi

Keuntungan Bibit Okulasi Dibanding Bibit dari Biji

Bibit okulasi berbuah jauh lebih cepat, sifat buahnya sama dengan induk, dan pohonnya lebih mudah dirawat. Ini alasan petani dan pengusaha kebun memilih okulasi.

Oleh Tim JualBibit.id  /   /  3 menit baca

Keuntungan Bibit Okulasi Dibanding Bibit dari Biji

Saat memulai kebun buah, keputusan pertama yang paling menentukan adalah jenis bibit. Banyak pemula tergoda bibit dari biji karena harganya murah. Namun untuk kebun yang ingin cepat panen dan hasilnya pasti, bibit okulasi hampir selalu menjadi pilihan yang lebih menguntungkan.

Apa itu bibit okulasi?

Okulasi adalah teknik menempelkan mata tunas (entres) dari pohon induk unggul ke batang bawah tanaman lain yang masih satu jenis. Batang bawah biasanya dipilih dari tanaman lokal yang perakarannya kuat. Hasilnya adalah satu tanaman yang punya akar tangguh dan tajuk dengan sifat buah unggul.

1. Berbuah jauh lebih cepat

Durian dari biji umumnya baru berbuah setelah 8 sampai 15 tahun. Durian okulasi bisa mulai berbuah dalam 3 sampai 5 tahun. Untuk alpukat dan mangga, selisihnya juga bisa bertahun tahun. Bagi pengusaha kebun, waktu tunggu yang lebih singkat berarti modal kembali lebih cepat.

2. Sifat buah sama persis dengan induk

Tanaman dari biji adalah hasil penyerbukan, sehingga sifat buahnya bisa berbeda dari induknya. Biji Musang King belum tentu menghasilkan buah sekelas Musang King. Bibit okulasi membawa materi genetik langsung dari pohon induk, jadi rasa, warna daging, dan ukuran buah bisa diprediksi.

3. Akar kuat dari batang bawah lokal

Batang bawah dipilih dari tanaman yang sudah beradaptasi dengan tanah dan iklim setempat. Perakarannya lebih kuat menghadapi kekeringan, tanah kurang subur, maupun serangan penyakit akar.

4. Postur pohon lebih pendek

Pohon okulasi cenderung tumbuh melebar dan tidak terlalu tinggi. Perawatan, penyemprotan, dan panen jadi lebih mudah dan aman. Postur ini juga membuat beberapa jenis buah bisa ditanam dalam pot besar sebagai tabulampot.

5. Hasil kebun seragam

Untuk kebun komersial, keseragaman adalah kunci. Semua pohon berbuah dengan kualitas yang mirip sehingga lebih mudah memenuhi permintaan pembeli, pengepul, maupun pasar premium.

Perbandingan bibit okulasi dan bibit dari biji

PerbandinganBibit okulasiBibit dari biji
Mulai berbuah (durian)Sekitar 3 sampai 5 tahunSekitar 8 sampai 15 tahun
Kualitas buahSama dengan pohon indukTidak bisa dipastikan
Tinggi pohonLebih pendek, mudah dipanenMenjulang tinggi
Keseragaman kebunSeragamBeragam
Cocok untukKebun komersial, pekarangan, tabulampotBatang bawah, penghijauan

Dari mana entres bibit kami diambil?

Entres untuk bibit okulasi kami hanya diambil dari pohon induk yang sudah berbuah minimal 3 kali. Kualitas buahnya sudah terbukti di beberapa musim panen, bukan hanya sekali.

Cara mengenali bibit okulasi asli

  • Terlihat bekas sambungan di batang, biasanya 10 sampai 30 cm di atas media tanam.
  • Diameter batang di atas dan di bawah sambungan sedikit berbeda.
  • Tunas tumbuh dari atas sambungan, bukan dari batang bawah.

Kesimpulan

Harga bibit okulasi memang lebih tinggi daripada bibit biji, tetapi selisih itu terbayar dengan waktu panen yang lebih cepat dan kualitas buah yang pasti. Untuk kebun yang serius, bibit okulasi adalah investasi yang masuk akal.

Bibit unggulan kami

Bibit Durian Musang King di kebun JualBibit.id Durian

Durian Musang King

Raja durian asal Malaysia. Daging kuning keemasan, tebal, legit dengan rasa pahit manis yang khas. Bibit okulasi, sifat buah sama dengan induk.

Mulai berbuah: sekitar 4 sampai 5 tahun setelah tanam

Mulai Rp50.000

Bibit Durian Bawor di kebun JualBibit.id Durian

Durian Bawor

Durian unggul asal Banyumas. Dikenal cepat berbuah, daging tebal kuning, rasa manis legit. Adaptif di dataran rendah sampai menengah.

Mulai berbuah: sekitar 3 sampai 4 tahun setelah tanam

Mulai Rp50.000

Bibit Alpukat Miki di kebun JualBibit.id Alpukat

Alpukat Miki

Alpukat unggul dengan buah besar, daging tebal kuning mentega, pulen dan tidak berserat. Bisa ditanam di lahan maupun tabulampot.

Mulai berbuah: sekitar 2 sampai 3 tahun setelah tanam

Tanya harga

Artikel lainnya