Bibit Okulasi
Keuntungan Bibit Okulasi Dibanding Bibit dari Biji
Bibit okulasi berbuah jauh lebih cepat, sifat buahnya sama dengan induk, dan pohonnya lebih mudah dirawat. Ini alasan petani dan pengusaha kebun memilih okulasi.
Oleh Tim JualBibit.id / / 3 menit baca
Saat memulai kebun buah, keputusan pertama yang paling menentukan adalah jenis bibit. Banyak pemula tergoda bibit dari biji karena harganya murah. Namun untuk kebun yang ingin cepat panen dan hasilnya pasti, bibit okulasi hampir selalu menjadi pilihan yang lebih menguntungkan.
Apa itu bibit okulasi?
Okulasi adalah teknik menempelkan mata tunas (entres) dari pohon induk unggul ke batang bawah tanaman lain yang masih satu jenis. Batang bawah biasanya dipilih dari tanaman lokal yang perakarannya kuat. Hasilnya adalah satu tanaman yang punya akar tangguh dan tajuk dengan sifat buah unggul.
1. Berbuah jauh lebih cepat
Durian dari biji umumnya baru berbuah setelah 8 sampai 15 tahun. Durian okulasi bisa mulai berbuah dalam 3 sampai 5 tahun. Untuk alpukat dan mangga, selisihnya juga bisa bertahun tahun. Bagi pengusaha kebun, waktu tunggu yang lebih singkat berarti modal kembali lebih cepat.
2. Sifat buah sama persis dengan induk
Tanaman dari biji adalah hasil penyerbukan, sehingga sifat buahnya bisa berbeda dari induknya. Biji Musang King belum tentu menghasilkan buah sekelas Musang King. Bibit okulasi membawa materi genetik langsung dari pohon induk, jadi rasa, warna daging, dan ukuran buah bisa diprediksi.
3. Akar kuat dari batang bawah lokal
Batang bawah dipilih dari tanaman yang sudah beradaptasi dengan tanah dan iklim setempat. Perakarannya lebih kuat menghadapi kekeringan, tanah kurang subur, maupun serangan penyakit akar.
4. Postur pohon lebih pendek
Pohon okulasi cenderung tumbuh melebar dan tidak terlalu tinggi. Perawatan, penyemprotan, dan panen jadi lebih mudah dan aman. Postur ini juga membuat beberapa jenis buah bisa ditanam dalam pot besar sebagai tabulampot.
5. Hasil kebun seragam
Untuk kebun komersial, keseragaman adalah kunci. Semua pohon berbuah dengan kualitas yang mirip sehingga lebih mudah memenuhi permintaan pembeli, pengepul, maupun pasar premium.
Perbandingan bibit okulasi dan bibit dari biji
| Perbandingan | Bibit okulasi | Bibit dari biji |
|---|---|---|
| Mulai berbuah (durian) | Sekitar 3 sampai 5 tahun | Sekitar 8 sampai 15 tahun |
| Kualitas buah | Sama dengan pohon induk | Tidak bisa dipastikan |
| Tinggi pohon | Lebih pendek, mudah dipanen | Menjulang tinggi |
| Keseragaman kebun | Seragam | Beragam |
| Cocok untuk | Kebun komersial, pekarangan, tabulampot | Batang bawah, penghijauan |
Dari mana entres bibit kami diambil?
Entres untuk bibit okulasi kami hanya diambil dari pohon induk yang sudah berbuah minimal 3 kali. Kualitas buahnya sudah terbukti di beberapa musim panen, bukan hanya sekali.
Cara mengenali bibit okulasi asli
- Terlihat bekas sambungan di batang, biasanya 10 sampai 30 cm di atas media tanam.
- Diameter batang di atas dan di bawah sambungan sedikit berbeda.
- Tunas tumbuh dari atas sambungan, bukan dari batang bawah.
Kesimpulan
Harga bibit okulasi memang lebih tinggi daripada bibit biji, tetapi selisih itu terbayar dengan waktu panen yang lebih cepat dan kualitas buah yang pasti. Untuk kebun yang serius, bibit okulasi adalah investasi yang masuk akal.