Budidaya
Menanam Pohon Buah di Lahan Miring: Terasering dan Tips Penting
Lahan miring bisa menjadi kebun buah produktif asalkan erosi dikendalikan. Pelajari cara membuat teras individu dan mengatur air hujan.
Oleh Tim JualBibit.id / / 2 menit baca
Banyak lahan di daerah perbukitan Indonesia berupa lereng. Lahan seperti ini tetap bisa ditanami pohon buah, bahkan drainasenya cenderung lebih baik dibanding lahan datar. Tantangan utamanya adalah erosi.
Risiko di lahan miring
- Tanah dan pupuk mudah terbawa air hujan.
- Bibit muda bisa tercabut jika tanah di sekitarnya terkikis.
- Akses perawatan dan panen lebih sulit.
Teras individu
Untuk pohon buah, cara yang umum dipakai adalah teras individu, yaitu bidang datar kecil di sekitar setiap titik tanam.
- Tentukan titik tanam mengikuti garis kontur (garis dengan ketinggian yang sama).
- Gali dan ratakan tanah membentuk bidang datar berdiameter sekitar 1 sampai 1,5 meter.
- Buat bibir teras sedikit lebih tinggi di sisi bawah agar air dan pupuk tertahan.
- Buat lubang tanam di tengah bidang datar tersebut.
Mengendalikan air hujan
- Buat saluran air mengikuti kontur untuk mengalirkan air berlebih ke tempat yang aman.
- Tanam rumput penutup tanah di antara teras untuk menahan tanah.
- Gunakan mulsa di atas teras agar tanah tidak langsung tertimpa hujan.
Tips pemupukan
Berikan pupuk di sisi atas lubang tanam dan tutup tipis dengan tanah, sehingga ketika hujan pupuk mengalir ke arah akar, bukan terbawa ke bawah lereng.
Pilih bibit dengan akar kuat
Di lahan miring, akar tunggang sangat membantu menahan pohon. Karena itu bibit okulasi atau sambung pucuk lebih disarankan dibanding bibit cangkok.