Bisnis Kebun
Menghitung Kebutuhan Bibit dan Modal Awal Kebun Durian
Sebelum membuka kebun durian, hitung dulu kebutuhan bibit dan komponen biaya utamanya. Ini cara menyusun perkiraan modal yang realistis.
Oleh Tim JualBibit.id / / 2 menit baca
Membuka kebun durian adalah investasi jangka panjang. Menghitung kebutuhan sejak awal membantu Anda menyiapkan dana yang cukup sampai kebun mulai berbuah.
1. Hitung jumlah bibit
Rumusnya: luas lahan dibagi luas per pohon.
| Jarak tanam | Luas per pohon | Perkiraan pohon per hektare |
|---|---|---|
| 8 x 8 m | 64 m² | Sekitar 156 pohon |
| 9 x 9 m | 81 m² | Sekitar 123 pohon |
| 10 x 10 m | 100 m² | 100 pohon |
Tambahkan cadangan sekitar 5 sampai 10 persen untuk mengganti bibit yang mati (penyulaman).
2. Hitung biaya bibit
Contoh dengan harga bibit kecil durian di JualBibit.id Rp50.000 per batang: 156 bibit untuk 1 hektare dengan jarak 8 x 8 meter membutuhkan sekitar Rp7,8 juta, belum termasuk cadangan dan ongkos kirim. Untuk ukuran 1 meter dan 2 meter, tanyakan harga terbaru ke admin kami.
3. Komponen biaya lain
- Persiapan lahan: pembersihan, saluran drainase, dan pembuatan lubang tanam.
- Pupuk dasar: pupuk kandang dan dolomit untuk setiap lubang tanam.
- Tenaga kerja: penanaman dan perawatan rutin.
- Air dan irigasi: pompa, selang, tandon, atau irigasi tetes.
- Pupuk dan perawatan tahunan: pupuk, pengendalian hama, dan pemangkasan.
- Pengiriman bibit ke lokasi lahan.
Harga komponen di atas sangat berbeda antar daerah. Susun perkiraan dengan harga setempat, lalu tambahkan dana cadangan.
4. Siapkan dana sampai berbuah
Bibit durian okulasi umumnya mulai berbuah sekitar 3 sampai 5 tahun setelah tanam. Pastikan ada dana perawatan untuk beberapa tahun tersebut. Tumpang sari dengan tanaman sela bisa membantu menutup sebagian biaya.
Hemat di pengiriman
Untuk lahan di Jabodetabek, pembelian minimal 200 bibit kecil, 150 bibit 1 meter, atau 100 bibit 2 meter mendapat gratis ongkir dari JualBibit.id.