Pupuk & Nutrisi
Pupuk Kandang untuk Tanaman Buah: Jenis, Kelebihan, dan Cara Mematangkannya
Pupuk kandang sapi, kambing, dan ayam punya karakter berbeda. Pelajari cara memilih dan mematangkannya agar aman untuk bibit buah.
Oleh Tim JualBibit.id / / 2 menit baca
Pupuk kandang adalah dasar kesuburan hampir semua kebun buah di Indonesia. Namun memakai pupuk kandang yang belum matang justru bisa merusak akar bibit.
Jenis pupuk kandang
| Jenis | Karakter umum |
|---|---|
| Sapi | Kandungan hara sedang, bahan organik banyak, cocok untuk memperbaiki struktur tanah dan dipakai dalam jumlah besar. |
| Kambing | Berbentuk butiran, relatif lebih pekat dibanding kotoran sapi, perlu waktu lebih lama untuk terurai. |
| Ayam | Kandungan hara, terutama nitrogen, cenderung tinggi. Wajib matang dan dipakai secukupnya karena bisa "membakar" akar. |
Kenapa harus matang?
- Pupuk kandang mentah masih mengalami proses penguraian yang menghasilkan panas dan gas, sehingga bisa melukai akar.
- Pupuk mentah dapat membawa biji gulma dan bibit penyakit.
- Bau yang menyengat juga mengundang lalat.
Ciri pupuk kandang matang
- Berwarna gelap dan remah.
- Tidak berbau menyengat, baunya seperti tanah.
- Sudah tidak terasa panas saat digenggam.
- Bentuk kotoran asli sudah tidak terlihat jelas.
Cara mematangkan
- Tumpuk pupuk kandang di tempat teduh, campur dengan sedikit bahan kering seperti jerami atau sekam.
- Jaga kelembapan, tidak terlalu basah.
- Tutup dengan terpal dan balik setiap 1 sampai 2 minggu.
- Tambahkan aktivator mikroba jika ingin prosesnya lebih cepat.
- Proses biasanya berlangsung beberapa minggu sampai beberapa bulan tergantung bahan.
Cara memakai
Campurkan 10 sampai 20 kg pupuk kandang matang ke lubang tanam sebelum menanam bibit, lalu tambahkan lagi di sekitar pohon setiap awal musim hujan.