Bibit Okulasi
Tunas Liar di Bawah Sambungan Okulasi: Kenapa Harus Dibuang?
Tunas yang tumbuh dari bawah sambungan okulasi berasal dari batang bawah, bukan varietas unggul. Jika dibiarkan, tunas ini bisa mengambil alih pohon.
Oleh Tim JualBibit.id / / 2 menit baca
Setelah bibit okulasi ditanam, kadang muncul tunas baru dari bagian batang di bawah bekas sambungan. Tunas ini sering dianggap tanda bibit tumbuh subur, padahal justru harus segera dibuang.
Dari mana tunas liar berasal?
Bagian di bawah sambungan adalah batang bawah, yang biasanya berasal dari semai biji tanaman lokal. Tunas yang tumbuh dari sana membawa sifat batang bawah, bukan sifat varietas unggul yang Anda beli.
Apa akibatnya jika dibiarkan?
- Tunas liar sering tumbuh lebih cepat dan kuat, sehingga menyerap makanan yang seharusnya untuk tajuk varietas unggul.
- Dalam jangka panjang, tajuk varietas unggul bisa kalah dan melemah.
- Jika tunas liar sampai berbuah, buahnya tidak sama dengan varietas yang Anda harapkan.
Cara membedakan tunas liar
- Posisinya di bawah bekas sambungan okulasi.
- Bentuk dan warna daunnya kadang sedikit berbeda dari daun tajuk utama.
- Arah tumbuhnya sering tegak lurus dari pangkal batang.
Cara membuangnya
- Periksa pangkal batang setiap 2 sampai 4 minggu, terutama di tahun pertama.
- Potong tunas liar sedekat mungkin dengan batang memakai gunting pangkas yang tajam dan bersih.
- Jangan sampai melukai kulit batang di sekitar sambungan.
- Jika tunas masih sangat muda, cukup dipetik dengan tangan.
Jaga sambungan tetap di atas tanah
Saat menanam, pastikan bekas sambungan okulasi berada di atas permukaan tanah dan tidak tertimbun mulsa. Selain memudahkan pemeriksaan tunas liar, posisi ini juga mengurangi risiko busuk di area sambungan.